Cinta dan Kebencian

Banyak orang mengira agar mampu sukses ketika melakukan suatu hal kita butuh yang namannya passion atau perasaan cinta terhadap apa yang kita lakukan.
Kenyataanya adalah manusia tidak hanya butuh cinta agar mampu bertahan hidup. Manusia membutuhkan dorongan lebih agar mampu bergerak lebih cepat mengejar mimpinya..
dan dorongan itu muncul dari sisi negatif cinta yaitu KEBENCIAN

Cinta dan Kebencian merupakan motif terkuat manusia untuk melakukan segala sesuatu. Kita lihat bagaimana dua hal ini bahkan mampu mengubah tatanan dunia.
Kita masih ingat betapa kebencian mampu merubah dunia menjadi mengerikan saat terjadinya perang dunia ke II. Kita juga masih ingat dengan jelas betapa cinta mampu merubah manusia lewat kisah kisah cinta yang tragis : romeo dan juliet, titanic dll. Dan kita tahu dengan jelas bahwa kisah tersebut walaupun fiksi namun sering terjadi di kehidupan nyata,kisah yang sama namun dengan pelaku dan plot yang berbeda.

lalu bagaimana hubungannya cinta dan kebencian ini? bagaimana mereka mampu memberikan semacam turbo boost akan semua hal hal yang kita lakukan? bagaimana dua perasaan yang bertolak belakang ini mampu membuat hidup kita menjadi lebih menarik?

Pada cinta ada passion, yang merupakan energi besar yang mampu membuat kita mengejar mimpi. Seseorang harus mau diperbudak oleh passion dia sendiri jika ingin sukses pada passionnya tersebut.
Diperbudak berarti kita akan mau melakukan apapun, ya apapun tanpa pamrih dan imbalan apapun untuk hal yang merupakan passion kita. Kalo kita masih itung itungan dengan passion kita berarti itu bukan passion.

Pada benci ada dendam, dendam memberikan dorongan lebih pada passion. Pada dendam ada hasrat ingin membuktikan pada orang lain bahwa mereka salah selama ini.
Perasaan negatif ini mungkin menurut beberapa orang idealist adalah salah dan tidak seharusnya seperti itu. Namun yang terjadi adalah kita tidak akan mampu menghindarinya. Bahkan orang orang besar yang sukses mempunyai motif kebenciannya sendiri yang membuat mereka menjadi seperti sekarang ini. Eminem memiliki masa kecil yang sangat buruk,melalui pengalamannya itu dia tumbuh menjadi seorang rapper yang sukses dengan memanfaatkan kebenciannya akan masa lalunya dan kecintaanya akan musik rap.
Perasaan negatif ini pada dasarnya sangat merusak ketika tidak hati hati dalam mengkontrolnya. Atur output perasaan negatif ini agar memperkuat passion kita.

Orang mampu melakukan hal hal diluar akal sehat ketika memiliki dua perasaan kuat ini. Bahkan para bomber bunuh diri itu mampu melakukan hal hal mengerikan karena dua hal tersebut

Kita manusia tidak akan mampu bertahan hidup dan terus berjalan tanpa dua perasaan kuat ini. Benci dan cinta akan selalu menjadi motif manusia untuk mengejar mimpinya.Jika kita mempunyai perasaan negatif akan suatu hal jangan di tahan, manfaatkan energi tersebut untuk memperkuat passion kita.

so.. apa yang kamu cinta dan benci? mampukah kamu mengontrolnya atau malah dikuasai dan di manipulasi olehnya?

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *